Senin, 02 Mei 2011

CATUR GURU


PENGERTIAN CATUR GURU:
Catur Guru terdiri dari dua kata yaitu: Catur artinya empat dan Guru artinya guru. Jadi Catur Guru adalah empat guru yang harus dihormati di dalam mencari kesucian serta keutamaan hidup
Bagian-bagian dari Catur Guru yaitu:
a.  Guru Rupaka adalah orang tua kita di rumah yaitu ayah dan ibu. Orang tua sangat berjasa karena telah merawat kita dari kecil hingga dewasa. Jasa itulah yang menyebabkan kita mempunyai tiga hutang yaitu hutang badan, hutang jasa dan hutang hidup.

b.  Guru Pengajian adalah guru yang mengajar di sekolah. Guru sangat berjasa kepada kita karena telah mendidik dan mengajarkan kita berbagai ilmu pengetahuan dan keterampilan yang menjadikan kita menjadi orang yang memiliki masa depan yang cerah. Kita wajib hormat kepada Guru Pengajian karena beliau adalah Pahlawan dalam pendidikan.

c.  Guru Wisesa adalah pemerintah. Dalam mengikuti kegiatan aguron-guron (belajar di sekolah), pemerintah telah menyediakan kita gedung sekolah dengan sarana dan prasarana yang lengkap. Pak Polisi, Pak Camat, Pak Gubernur adalah termasuk guru Wisesa. Guru Wisesa mengatur dan melayani hidup kita agar aman dan sejahtera.

d.  Guru Swadhyaya adalah Sang Hyang Widhi. Segala kebutuhan makhluk semua terpenuhi oleh-Nya. Beliau adalah maha pengasih dan penyayang. Demikian pula alam semesta ini begitu indah dan menakjubkan. Semua itu berkat kebesaran Sang Hyang Widhi.

Contoh-contoh sikap bhakti kepada Catur Guru, yaitu:
a.  Contoh sikap bhakti kepada Guru Rupaka, antara lain:
Ø  Menghormati orang tua
Ø  Menuruti nasehat orang tua
Ø  Rajin membantu orang tua bekerja
Ø  Berpamitan pada orang tua ketika akan pergi


b.  Contoh sikap bhakti kepada Guru Pengajian, antara lain:
Ø  Mengikuti pelajaran dengan tertib, tekun dan disiplin
Ø  Mentaati tata tertib sekolah
Ø  Mengerjakan tugas yang diberikan guru dengan ikhlas
Ø  Mentaati nasehat guru
Ø  Hormat kepada guru

c.  Contoh sikap bhakti kepada Guru Wisesa, antara lain:
Ø  Rela berkorban demi membela negara dan bangsa
Ø  Membayar pajak tepat waktu
Ø  Mematuhi perundang-undangan yang berlaku
Ø  Taat terhadap peraturan lalu lintas

d.  Contoh sikap bhakti kepada Guru Swadhyaya, antara lain:
Ø  Melakukan persembahyangan (Tri Sandhya)
Ø  Berdoa sebelum melakukan kegiatan
Ø  Meyakini kebesaran Tuhan
Ø  Selalu bersyukur atas karunia-Nya

1 komentar: